Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Kamis, 20 Agustus 2015

PASAR KLEWER TERBAKAR: LSM Konsorsium Pelangi : 2.000 Pekerja Menganggur

Irawan Sapto Ody
PASAR KLIWON
Sekjend LSM Konsorsium Pelangi, Nusa Aksara Daryono
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Konsorsium Pelangi mendata sedikitnya 2.000 pekerja menganggur pascakebakaran
 Pasar Klewer pada Sabtu-Minggu (27-28/12/2014).

Sekjend LSM Konsorsium Pelangi, Nusa Aksara Daryono, mengatakan dari 2.000 pekerja yang menganggur itu, terdapat sekitar 500 orang yang memiliki peran usaha langsung atau sebagai pedagang Pasar Klewer. Sedangkan ribuan orang lainnya yang menganggur, lanjut dia, adalah pekerja pendukung yang mengais rezeki di berbagai tempat.

 “Ratusan pedagang tidak lagi menjajakan barang dagangan mereka setelah kebakaran Pasar Klewer. Selain itu, ribuan pekerja pendukung, seperti buruh panggul, karyawan toko, pekerja konveksi, penjahit, hingga tukang becak, juga turut merasakan kehilangan pekerjaan,” kata Nusa kepada Espos di Kelurahan Semanggi, Rabu (27/5).

Nusa menilai seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo perlu mengulurkan tangan membantu mengatasi masalah para pekerja yang kini belum jelas nasib mereka. Menurut Nusa, Pemkot Solo saat ini cenderung memberikan perhatian lebih banyak hanya kepada pedagang.

“Pedagang yang terus disoroti. Setidaknya mereka diupayakan untuk mendapat kios dan los sementara. Namun, tidak hanya pedagang yang membutuhkan bantuan. Mereka yang mengandalkan Pasar Klewer sebagai lahan untuk mengais rezeki belum banyak tersentuh pemerintah. Kami mencoba membantu mereka,” ujar Nusa.

Nusa mengaku tidak mempunyai data detail terkait identitas pekerja yang kini menganggur. LSM Konsorsium Pelangi hanya mempunyai sampel data yang menjadi bahan pertimbangan mereka untuk melakukan analisis kebutuhan. Selain DPP Solo, lanjut dia, SKPD di lingkungan Pemkot Solo lainnya, seperti Disperindag Solo, Dinkop dan UMKM Solo, Dinsosnakertras Solo, termasuk Satpol PP Solo perlu turun tangan.

“Pemkot musti membuat Tim Terpadu yang diisi oleh pejabat di berbagai SKPD di Solo untuk mengatasi masalah pascakebakaran PasarKlewer. Mereka membagi tugas. Misalnya, Dinsosnakertrans bisa mengupayakan mendapatkan lapangan kerja bagi yang membutuhkan, Disperindag serta Dinkop dan UMKM bisa memberikan modal usaha,” jelas Nusa.

Sebagai informasi, LSM Konsorsium merupakan wadah oraganisasi yang menampung berbagai macam gerakan sejak 2014. LSM Konsorsium turut mengadvokasi korban kebakaran Pasar Klewer. Mereka mempunyai sekretariat di Losari RT 004/RW 003 Semanggi, Kelurahan Pasar Kliwon, Solo.

Salah satu kuli panggul yang dijumpai Espos di Alun-alun (Alut), Slamet, 54, mengaku jumlah kuli panggul  semakin berkurang setelah kebakaran Pasar Klewer. Menurut dia, cukup banyak pekerja di Pasar Klewer yang memilih bekerja di tempat lain atau bahkan memilih untuk berhenti. Kesempatan para pekerja untuk mendapat rezeki di Pasar Klewer, lanjut Slamet, semakin sulit. (Irawan Sapto Adhi) 

Irawan Sapto Ody / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates